Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Mei 2014

Sukiyat “Tokoh Esemka” Diancam, Bengkelnya Terbakar, dan Dilaporkan ke Polisi Nasib H Sukiyat dan Proyek Mobil Esemka

Haji Sukiyat ini sebetulnya hanyalah seorang
cacat pemilik bengkel mobil yang membantu
anak2 SMK sehingga bisa merakit mobil. Entah
bagaimana tiba2 Esemka ini jadi alat politis dgn
berbagai berita bombastis seperti membuat
mesin sendiri 100% dsb. Karena H Sukiyat yg
merupakan tokoh Mobil Esemka mengaku mobil
Esemka sekedar merakit saja, akhirnya ada pihak
yg mengancamnya katanya.
Terlepas benar / tidak, tak lama bengkel mobil H
Sukiyat ludes terbakar sehingga rugi Rp 2,5
milyar. Kemudian H Sukiyat dilaporkan ke polisi
dgn tuduhan menggelapkan uang yayasan.
Proyek Mobil Esemka pun menurut berita Tempo
Maret 2014 akhirnya mangkrak (terlantar) dan
pabriknya membuat mesin cetak.
Itulah nasib H Sukiyat pembuat mobil Esemka
dan proyek Mobil Esemka.
Kita doakan agar Allah SWT melindungi H
Sukiyat.
http://infoindonesiakita.com/2014/04...kan-ke-
polisi/

Sukiyat Diancam
Pertama saya kurang percaya berita Solo Pos
yang memberitakan bahwa H Sukiyat, tokoh
"Pembuat Mobil Esemka" yang mengaku dapat
ancaman dari berbagai pihak karena mengatakan
bahwa Mobil Esemka hanyalah rakitan dengan
mencomot berbagai komponen mobil yang ada.
“Tanyakan kepada Jokowi, dimana di Indonesia
yang membuat gardan mobil, transmisi box, axle
dll,” sambung Kiat, seraya menambahkan kalau
memang ada pabrik yang memproduksi
komponen tiruan maka itu namanya
pembohongan kepada publik. Dan memang sulit
dipercaya jika Esemka yang belum berproduksi
massal membuat sendiri gardan mobil, transmis,
dsb karena itu tidak ekonomis.
Setelah membeberkan itu, 4 Maret 2012
diberitakan Sukiyat mengaku diancam:
http://www.solopos.com/2012/03/04/
be...diancam-167601

Sukiyat enggan membeberkan siapa yang
mengancam dirinya, tapi bila nanti terjadi
sesuatu terhadap dirinya, masyarakat tahu
bahwa memang ada sejumlah pihak yang ingin
menyingkirkannya.
Terlepas benar-tidaknya berita tersebut, namun
berbagai berita dari Media Massa lain akhirnya
memberitakan berbagai musibah yang menimpa
H Sukiyat. Di antaranya Bengkel Mobilnya habis
terbakar sehingga kerugian mencapai Rp 2,5
milyar:
Bengkel milik penggagas mobil Esemka terbakar
https://id.berita.yahoo.com/
bengkel-...124400732.html

Polisi belum mengetahui penyebab kebakaran.
Namun H Sukiyat yang cacat tersebut dilaporkan
ke polisi dgn tuduhan menggelapkan uang sewa
lahan milik Yayasan Perlindungan dan Pelatihan
Kerja (YPPK) Difabel Surakarta di mana H
Sukiyat menjadi ketuanya:
Sukiyat Datangi Panggilan Pemeriksaan Polisi
http://klatenupdate.com/1030/sukiyat...iksaan-
polisi/

Haji Sukiyat pun menuntut balik:
DILAPORKAN KASUS PENGGELAPAN DANA SEWA
LAHAN
Sukiyat akan Tuntut Balik
http://krjogja.com/read/176804/sukiy...untut-
balik.kr

Dan memang akhirnya Mobil Esemka yang
berperan besar menghantar Jokowi sebagai
Gubernur Jakarta akhirnya terlantar. Pembuat
Mobil Esemka sekarang beralih jadi membuat
mesin cetak:
Tempo: Esemka Mangkrak, Solo Techno Park
Buat Mesin Cetak
http://www.tempo.co/read/news/2014/0...at-

Mesin-Cetak
Itulah nasib Haji Sukiyat dan Mobil Esemka yang
berhasil menghantar Jokowi jadi Gubernur DKI
Jakarta.
Jokowi sendiri sekarang memilih mengimpor
1000 Bis Cina seharga Rp 3,8 milyar yang
belakangan diketahui karatan ketimbang Bis
Indonesia dari INKA seharga Rp 3,7 milyar.
http://infoindonesiakita.com/2014/03...sia-dari-
inka/

Nasib H Sukiyat dan Mobil Esemka
Beberkan ESEMKA, Sukiyat Mengaku Diancam
Sukiyat. JIBI/SOLOPOS/DokSukiyat. JIBI/
SOLOPOS/Dok
Minggu, 4 Maret 2012 19:37 WIB | JIBI/
SOLOPOS/Danie H Soe'oed | |
SOLO – Pengusaha bengkel mobil dari Trucuk,
Klaten, H Sukiyat mengaku sepanjang hari
Minggu (4/3/2012), dirinya mendapat sejumlah
ancaman dari berbagai pihak.
“Saya kan membeberkan masalah teknis apa
adanya, seperti yang saya ketahui, tetapi
rupanya ada sejumlah pihak yang tidak senang
dengan apa yang saya beberkan,” ujar Kiyat
melalui telepon kepada Espos.
Kiyat mengaku dirinya pasrah saja, tapi dirinya
merasa lega telah membeberkan masalah mobil
Esemka sesuai apa adanya. “Prinsipnya, saya
bukan orang politik, saya orang teknik. Jadi yang
saya ungkapkan masalah teknis sesuai dengan
pengetahuan saya,” ujar Kiyat.
Dia enggan membeberkan siapa yang
mengancam dirinya, tapi bila nanti terjadi
sesuatu terhadap dirinya, masyarakat tahu
bahwa memang ada sejumlah pihak yang ingin
menyingkirkannya.
Terkait bantahan Direktur PT Solo Manufaktur
Kreasi (SMK), Sulistyo Rabono soal comot-
comot komponen mobil lain, Kiat menyatakan
silahkan aja pihak hal itu dibantah. “Toh ada
saksinya Kepala SMK Trucuk yang tahu persis
dimana membeli komponen yang comotan itu,”
tutur Kiat.
“Saya ini hanya orang cacat yang ingin
membagikan ilmu saya dalam memperbaiki body
mobil, tidak ada sedikitpun keinginan saya untuk
mencari ketenaran atau yang lain-lain,” ujar Kiat.
Lebih lanjut Sukiyat mengatakan, jika Jokowi dkk
membantah apa yang dia katakan, maka dia
mempersilakan mereka menyebutkan darimana
asal komponen-komponen mobil Esemka itu.
“Tanyakan kepada Jokowi, dimana di Indonesia
yang membuat gardan mobil, transmisi box, axle
dll,” sambung Kiat, seraya menambahkan kalau
memang ada pabrik yang memproduksi
komponen tiruan maka itu namanya
pembohongan kepada publik. Danie H Soe’oed
http://www.solopos.com/2012/03/04/
be...diancam-167601

Sukiyat, Tokoh di Balik Kiat Esemka, Menatap
Sukses Walau Menyandang Cacat
September 3, 2013 Biografi, Slider
Sukiyat-si-pembuat-mobil-kiat-esemka
Mobil Kiat Esemka resmi menjadi kendaraan
dinas Wali Kota Solo yang beberapa waktu lalu
masih dijabat oleh Joko Widodo. Adalah Sukiyat
yang menjadi sosok penting di balik hadirnya
mobil rakitan siswa SMKN2 Solo tersebut. Siapa
dia?
http://smknews.net/sukiyat-tokoh-
di-...yandang-cacat/

Bengkel milik penggagas mobil Esemka terbakar
Merdeka.com – Jum, 25 Okt 2013
MERDEKA.COM. Bengkel Kiat Motor milik
penggagas mobil Kiat Esemka, H Sukiyat, Jumat
(25/10) sore ludes terbakar. Tak ada korban jiwa
dalam peristiwa tersebut, namun kerugian
ditaksir mencapai Rp 2,5 miliar. Beberapa barang
yang ikut hangus terbakar di antaranya sebuah
mobil Hard Top dan satu unit mesin open.
https://id.berita.yahoo.com/
bengkel-...124400732.html

Sukiyat Datangi Panggilan Pemeriksaan Polisi
NZR MEI 31, 2013 SOLO RAYA
KlatenUp – Sukiyat yang merupakan Ketua
Yayasan Perlindungan dan Pelatihan Kerja
(YPPK) Difabel Surakarta harus berurusan
dengan polisi. Pasalnya Sukiyat dilaporkan
kepolisi dengan tuduhan telah menggelapkan
uang sewa lahan milik Yayasan untuk dibangun
sebuah SPBU.
http://klatenupdate.com/1030/sukiyat...iksaan-
polisi/

Esemka Mangkrak, Solo Techno Park Buat Mesin
Cetak
TEMPO.CO, Surakarta – Solo Techno Park,
lembaga yang pernah menaungi produksi mobil
Esemka, kini merambah segmen bisnis lain.
Menurut Direktur Pelayanan dan Pengembangan
Solo Techno Park Gampang Sarwono,
lembaganya kini membuat mesin cetak digital
atau digital printing. “Kami siap dengan
teknologinya,” katanya di kantornya, Senin, 10
Maret 2014.
http://www.tempo.co/read/news/2014/0...at-
Mesin-Cetak
http://infoindonesiakita.com/2014/03...ini-
terlantar/

Minggu, 25 November 2012

IRON DOME "KUBAH EMAS" ISRAEL LEMAH

ROKET HAMAS KUBUR MITOS KEUNGGULAN IRON DOME "KUBAH EMAS" ISRAEL


Jihad-Defence-Indonesia - GAZA : Seorang anggota parlemen Iran mengatakan serangan balik balasan para pejuang Palestina terhadap Israel mampu menunjukkan kelemahan perisai rudal Iron Dome rezim Zionis. "Serangan balik roket-roket muqawama menembus kota-kota penting Israel bisa dianggap sebagai respon tegas dan kategoris terhadap agresi rezim Zionis di Jalur Gaza, "kata Hossein Sobhani Nia, Senin (19/11). 



Roket-roket pejuang Palestina menembus kota-kota penting Israel termasuk Eilat, Eshkol, Sha'ar Hanegev, Be'er Sheva, Gan Yavne, dan Ashkelon .Sementara itu, Jaringan listrik di Hofashkelon dihantam roket yang menyebabkan seluruh aliran listrik di kota tersebut terputus. Tidak hanya itu, roket-roket Palestina juga berhasil mencapai jantung Israel, Tel Aviv.

Rezim Zionis memerintahkan semua pusat pendidikan yang berjarak 40 kilometer dari Jalur Gaza ditutup pada hari Senin. Roket muqawama Palestina menyebabkan seluruh aktivitas di Universitas Ben Gurion di Beer Sheba dihentikan.
Media-media Israel sendiri melaporkan bahwa perisai rudal Iron Dome gagal untuk melindungi kota dari serangan roket Palestina. Dilaporkan, sejak Rabu lalu hanya sepertiga dari proyektil yang berhasil dicegat oleh Iron Dome Israel.
 
Roket muqawana menghantam helikopter, drone dan jet tempur Israel. Sayap militer Hamas menembakkan tiga roket 107 ke arah kapal tempur Israel.

Dinas intelijen Israel menyatakan bahwa Hamas memiliki lebih dari 10 ribu roket jarak menengah dan jauh.
Serangan roket muqawama Palestina menghantam gedung partai Kadima dan distrik Zionis. Serbuan roket pejuang Palestina juga menghantam area halaman gedung perwakilan rakyat Eshkol. Media-media Israel mengkonfirmasikan jatuhnya 5 roket muqawama Palestina jatuh di halaman gedung perwakilan rakyat Eshkol di selatan Israel.
Tembakan roket dari arah Gaza memicu ketakutan akut untuk warga Israel.Televisi Kanal 10 Israel melaporkan, bunker-bunker di Ashkalon penuh sesak, dan dibangun 20 bunker baru di kota ini menyusul berlanjutnya serangan roket muqawama ke selatan Israel.
Sejak 14 November sampai kini, militer Israel telah menyerang Jalur Gaza sebanyak 1.350 kali. Serangan Israel menyebabkan lebih dari 100 orang Palestina tewas dan ratusan lainnya terluka, tremasuk anak-anak, bayi dan wanita.
Sumber : KLIK DISINI

Sabtu, 17 November 2012

Kekayaan Pejabat BUMN

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengeluarkan daftar Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Beberapa Dirut yang masuk dalam daftar orang terkaya di BUMN versi data LHKPN KPK terkejut. Siapa saja mereka?

Salah satunya adalah Dirut PT Bank Mandiri Tbk, Zulkifli Zaini. Pimimpin tertinggi di Bank Mandiri ini menjadi Dirut BUMN dengan harta terbanyak, dengan total Rp 44,90 miliar ditambahvaluta asing senilai US$ 70.891. Zulkifli mengaku tidak berpikir untuk menjadi orang terkaya di jajaran direksi BUMN.

"Saya gak pernah berpikir mengenai hal-hal seperti itu, yang saya utamakan adalah kerja dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan," ungkapnya kepada detikFinance, Sabtu (21/7/2012).

Selain itu, Zulkifli juga menjelaskan jika harta kekayaan yang diperolehnya saat ini merupakan hasil kerja kerasnya selama bekerja di Mandiri dan ia mengaku secara transparan telah melaporkan harta kekayaannya kepada KPK.

"Saya sudah memberikan laporan LHKPN itu sejak awal menjadi direktur di Bank Mandiri, jadi tidak ada yang tertutup, semua transparan. Itu saja yang ingin saya sampaikan," sambungnya.

Zulkifli juga memiliki 3 mobil, rumah di Bekasi, Jakarta Timur dan Jakarta Selata. Jumlah harta tak bergeraknya mencapai Rp 3,22 miliar. Zulkifli memiliki surat berharga yang cukup banyak hingga Rp 23,99 miliar.

Selain Zulkifli, ternyata Dirut Utama PT BTN Tbk, Iqbal Latanro mengaku sangat terkejut dirinya masuk ke dalam daftar Dirut BUMN terkaya. Iqbal yang masuk ke urutan 7 direksi terkaya dan memiliki harta kekayaan sebesar Rp 8,65 miliar ditambah valuta asing senilai US$ 20.000, menilai jika harta yang dimilikinya tidak terlalu besar.

"Masak, saya tidak termasuk. Saya kecil kok, boleh tahu di mana sumbernya. Tapi saya surprise dengarnya," imbuh Iqbal.

Iqbal mengaku punya tambahan pendapatan dari investasi properti yang pernah dia lakukan tetapi dirinya telah melaporkannya ke dalam LHKPN.

"Gak ada saya gak punya bisnis lain cuma dari dulu saya investasinya di properti dan tidak ada kaitannya dengan BTN," tutupnya.

Iqbal juga memiliki aset berupa tanah yang cukup banyak. Harta tak bergeraknya mencapai Rp 5,07 miliar. Sementara kendaraan yang ia miliki yakni Ford Focus, Nissan Serena, Honda Jazz dan Toyota Camry seluruhnya senilai Rp 495 juta.

Ingin tahu siapa lagi bos BUMN yang masuk jajaran pejabat harta terbanyak? Klik di sini.

Sabtu, 03 November 2012

FPI Ternyata Buatan Polisi!

Cukup lucu rasanya ketika kita melihat tulisan Siapa Dibalik Aksi Pembubaran FPI yang sempat menjadi blog dengan komentar terbanyak di Blogdetik dengan total 496 respon. Intinya tulisan tersebut menuding Islam Liberal sebagai otak aksi pembubaran FPI pada hari Cinta Kasih 14 Februari 2012 lalu. Banyak yang ingin FPI dipertahankan namun lebih banyak pula yang ingin FPI dibubarkan. Tanpa perlu berpanjang lebar, mari kita kembali merunut asal muasal inisiator dan donatur terbesar FPI. Tentu sebagai salah satu ormas yang sudah memiliki anggota 100.000 orang, kini FPI tercatat sebagai ormas no. 2 terbesar di Indonesia, setelah ormas FBR yang memiliki 300.000 anggota. alangkah baiknya sebelum kita memutuskan membela atau membubarkan sesuatu, kita mengetahui terlebih dahulu latar belakangnya. Siapakah sebenarnya yang mendanai FPI? Mari kita simak ulasan berita berikut:
Pendiri WikiLeaks, Julian Assange
julian_assange_dokumen
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA Wikileaks kembali membocorkan sejumlah dokumen rahasia Amerika Serikat yang terkait dengan Indonesia. Kali ini dalam dokumen terbarunya, Wikileaks memaparkan mengenai hubungan antara polisi dengan ormas Front Pembela Islam (FPI).

Selain mengungkapkan mengenai FPI yang dijadikan attack dog Polri, telegram rahasia itu juga mengungkapkan bahwa mantan Kapolri yang kini menjadi Kepala BIN, Jenderal (Purn) Sutanto, adalah tokoh yang telah mendanai FPI.
Pendanaan dari Sutanto itu diberikan sebelum serangan yang dilakukan FPI ke Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Februari 2006 silam. Namun kemudian Sutanto menghentikan aliran dananya setelah serangan terjadi.
“Yahya Asagaf, seorang pejabat senior BIN mengatakan, Sutanto yang saat itu menjadi Kapolri menganggap FPI bermanfaat sebagai attack dog, ungkap telegram rahasia yang dipublikasikan oleh Wikileaks itu.
Saat pejabat kedutaan AS menanyakan manfaat FPI memainkan peran attack dog itu, karena sebenarnya polisi sudah cukup menakutkan bagi masyarakat, Yahya menjelaskan bahwa FPI digunakan sebagai alat oleh polisi, agar petugas keamanan itu tidak menerima kritik terkait pelanggaran Hak Asasi Manusia. Disebutkan juga bahwa mendanai FPI adalah sudah tradisi di lingkungan Polri dan BIN.
Kawat diplomatik yang dipublikasikan Wikileaks juga mengatakan bahwa FPI mendapatkan sebagian besar dananya dari petugas keamanan, tetapi mereka harus menghadapi pemotongan dana setelah serangan dilakukan.